PKKMB UNILA 2025: Awal Perjalanan Baru Mahasiswa Baru

PKKMB UNILA 2025: Awal Perjalanan Baru Mahasiswa Baru


Hari pertama PKKMB 2025 di Universitas Lampung benar-benar jadi momen penuh energi. Ribuan mahasiswa baru datang dengan semangat yang berbeda-beda, ada yang masih canggung, ada yang sudah luwes berkenalan, tapi semuanya punya tujuan yang sama: memulai perjalanan baru di kampus hijau tercinta ini.

Acara dimulai dengan sambutan pimpinan universitas yang menekankan bahwa dunia kampus adalah ruang untuk bertumbuh, bukan hanya secara akademik tetapi juga secara pribadi. Mahasiswa diajak untuk tidak hanya menjadi “penerima ilmu”, tetapi juga pembelajar aktif, pencipta ide, dan agen perubahan.

Hadir pula Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi Daerah Provinsi Lampung yang mewakili Gubernur, perwakilan Korem, dan Kapolda Lampung. Dari pihak kepolisian, AKBP Vick—Direktur Kamintel Polda Lampung—membawakan materi Pengembangan Karakter Mahasiswa yang relevan dengan era Society 5.0. Ia menekankan bahwa hidup adalah pilihan, mengenalkan rumus AGHTR (Ancaman, Gangguan, Halangan, Tantangan, Rintangan), dan memberikan empat rekomendasi untuk mahasiswa:

  • Optimalkan waktu untuk menambah pengetahuan.
  • Berorientasi pada perubahan dan kemajuan.
  • Dorong motivasi diri.
  • Globally act, locally include — berpikir global, bertindak lokal dengan semangat inklusif dan berkelanjutan.

Materi selanjutnya datang dari Wakil Rektor, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., yang membahas tentang sistem akademik dan strategi kampus. Beliau menjelaskan bagaimana UNILA menjaga kualitas pendidikan lewat sistem penjaminan mutu (Quality Assurance), akreditasi, serta program student mobility yang memberi kesempatan mahasiswa belajar lintas negara. Yang paling menarik, beliau memaparkan strategi besar UNILA yang dikenal dengan nama “BE STRONG”, yang berisi delapan pilar utama pengembangan kampus:

  • B – Business Sector, Finance, Investment, and Assets: mengoptimalkan aset dan keuangan kampus.

  • E – Empowerment of Human Resources: mendorong seluruh SDM agar semakin unggul.

  • S – Services for Community: hadir nyata memberi manfaat untuk masyarakat.

  • T – Teaching: menciptakan pembelajaran inovatif dan relevan.

  • R – Research: memperkuat riset dengan hasil yang bermanfaat luas.

  • O – Organizational Partnerships: menjalin kerja sama dengan banyak pihak.

  • N – Network Infrastructure: memperkokoh infrastruktur kampus.

  • G – Good University Governance: membangun tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab.

Lewat strategi ini, mahasiswa diajak untuk melihat bahwa perjalanan kuliah bukan sekadar menyelesaikan SKS, melainkan bagian dari sebuah ekosistem besar yang akan membentuk mereka menjadi generasi berkualitas.

Setelah itu, Paryanto, S.IP., Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandar Lampung, tampil dengan penyampaian Pidato yang tegas namun bersahabat. Ia menegaskan bahwa PKKMB bukanlah ajang senioritas atau kekerasan, melainkan ruang untuk menanamkan nilai positif. Mahasiswa didorong untuk berpikir kritis, kreatif, dan berani menciptakan karya yang bermanfaat. Ia mengingatkan bahwa bangsa ini menunggu kontribusi nyata dari generasi muda, dan mahasiswa UNILA harus siap mengambil peran itu.

Sebagai penutup, hadir
Brigjen TNI Haryanta, Komandan Korem 043 Garuda Hitam. Materinya tentang wawasan kebangsaan dan tantangan nasional membuat mahasiswa benar-benar menyadari betapa pentingnya peran mereka sebagai bagian dari bangsa. Ia memaparkan isu-isu serius, mulai dari penyalahgunaan narkoba, ancaman separatis, hingga melemahnya rasa cinta tanah air. Menurut beliau, akar dari masalah ini adalah menurunnya pemahaman Pancasila dan sikap bela negara.

Brigjen Haryanta pun memberikan pesan sekaligus tantangan: mahasiswa harus punya tujuan hidup yang jelas, tekun bekerja keras, berani bersaing secara sehat, taat aturan, serta mau menghargai perbedaan. Lebih dari itu, mahasiswa dituntut untuk bisa berpikir tenang di segala situasi, berempati pada sekitar, dan mampu melihat persoalan dari sudut pandang orang lain. Hanya dengan cara itulah mereka bisa menjadi generasi yang benar-benar tangguh dan siap menghadapi masa depan.

Dengan berakhirnya hari pertama PKKMB, mahasiswa baru meninggalkan ruangan dengan bekal motivasi dan inspirasi. Ada rasa lelah, tapi juga ada keyakinan bahwa perjalanan mereka di UNILA akan penuh dengan pengalaman berharga yang tak terlupakan.


0 Comments